Rabu, 15 Januari 2026, Universitas Situs Jaya (UNSIJA) Banten melaksanakan audiensi dengan Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum. Audiensi ini dihadiri oleh pimpinan kampus; Ahmad Sugeng, M.Pd, Dr.Hj. Dewi Cahyaningrat, MH, Dr. Miftahul Rachmat, M.Pd dan Drs. H.Toto Haryoto, M.Pd. Pertemuan ini menjadi forum diskusi strategi untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan Provinsi Banten.

Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Zaenal Mutaqin, SE, MSE. M.Sc, Ph.D , menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas lahan dan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mewujudkan Banten Emas. Menurutnya, dunia pendidikan, termasuk UNSIJA, memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul yang mampu mendorong Banten menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

Ketua Pengurus Yayasan Situs Banten, Drs. A. Sugeng, M.Pd., menyampaikan bahwa UNSIJA saat ini memiliki sejumlah program studi baru, salah satunya Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menjadi satu-satunya di Provinsi Banten. Program studi tersebut diharapkan dapat menjadi pintu kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kebutuhan dunia kerja di Banten.

Rektor UNSIJA, Dr.Hj. Dewi Cahyaningrat, MH mengucapkan terima kasih atas berbagai yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa pengembangan dan penambahan program studi di UNSIJA merupakan upaya untuk meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) serta memperluas kontribusi UNSIJA dalam dunia pendidikan. Rektor juga berharap adanya dukungan dan peran dinas pendidikan sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah dalam memperkenalkan UNSIJA kepada masyarakat.

Wakil Rektor UNSIJA, Dr. Miftahul Rachmat, M.Pd., menambahkan bahwa UNSIJA merupakan hasil penggabungan STKIP dan STIKOM yang berkomitmen mendukung kebijakan Diktisaintek melalui konsep kampus yang berdampak dan sejalan dengan visi-misi Gubernur Banten. UNSIJA juga membuka kesempatan bagi guru PAUD untuk melanjutkan studi serta siap menerima siswa penerima beasiswa dari pemerintah daerah. Ia berharap audiensi ini menjadi langkah awal kerja sama yang lebih luas sebelum menuju penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Selain itu, UNSIJA juga telah menjalin kerja sama internasional melalui program pertukaran mahasiswa dan dosen dengan Roi Et Rajabhat University (RERU) Thailand.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Bani Bappeda Provinsi Banten menyampaikan harapannya agar kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat membuka peluang bagi industri dunia. Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memfasilitasi lulusan SMK agar memiliki kesiapan kerja, salah satunya melalui pendidikan vokasi jenjang D3 yang selaras dengan kebutuhan industri.

Menutup audiensi, Zainal menyampaikan apresiasi atas kehadiran UNSIJA dan berharap kolaborasi yang terjalin dapat segera terwujud. Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama dapat dituangkan melalui MoU bersama Gubernur Banten sebagai payung awal kolaborasi lintas dinas terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *